Minggu, 09 Oktober 2011

Otobiografi part 1


Saya bernama Melati Marita Rahmadani, saya lahir di Bekasi pada tanggal 26 Maret  1992 saat itu bertepan dengan bulan suci Ramadan, maka nama belakang saya diberi nama Rahmadani oleh kedua orangtua saya. Saya lahir pada hari kamis jam 11.30. Saya terlahir sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, saya mempunyai satu adik laki-laki yang sekarang duduk di kelas 1 SMA dan satu adik perempuan yang sekarang baru berumur 4 tahun. Saya sejak kecil dididik oleh ayah saya tentang kesederhanaan, tanggung jawab, dan betapa penting nya kejujuran. Ayah selalu bilang saya harus bisa menjaga kepercayaan orang lain, ayah akan sangat marah sekali jika tahu saya membohongi nya dan saya akan sulit sekali untuk mendapat kepercayaan nya lagi. Sedangkan ibu adalah orang yang selalu mengerti saya, ibu selalu memberikan kepercayaan penuh kepada anak-anak nya asal kami bisa menjaga kepercayaan nya dan bertanggung jawab.
Sebagai seorang anak perempuan yang berzodiak domba aries kata orang kebanyakan, saya sejak kecil termasuk kategori orang yang keras kepala tetapi berjiwa solidaritas tinggi. Tetapi itu semua saya sadari adalah bukan sifat yang harus dibanggakan, karena akan menjadi boomerang sendiri untuk kelangsungan hidup dimasa depan. Perbaikan demi perbaikan telah saya lakukan agar menjadi manusia yang lebih baik seiring dengan waktu yang berjalan.
Sejak lahir saya tinggal di Bekasi, tapi ayah saya asli dari Kebumen, Jawa Tengah dan ibu saya dari Jakarta.  Kegiatan akademis saya dimulai dari umur  5 tahun di TK Cut Meutia, kata ibu sewaktu Tk saya termasuk anak yan manja, karena selalu diantar kesekolah. Lalu saat saya berumur 6 tahun saya disekolahkan di SDN Pengasinan IX, disana saya bertemu lagi dengan teman-teman saya sewaktu TK, banyak hal yang baru saya kenal disini seperti persahabatan, sejak duduk di kelas 1 saya selalu bermain dengan sahabat kecil saya namanya Vera, tapi sayang saat kami duduk dikelas 4 SD, ternyata dia harus ikut pindah keluarganya ke Medan, saya ingat waktu itu dia mengucap janji kepada saya, suatu saat yaitu saat kami akan kuliah, dia akan kembali lagi ke Bekasi untuk kuliah bersama saya, tapi setelah 2 tahun kepindahan Vera, ternyata Allah SWT berkata lain, bahwa saya mendapat kabar kalau Vera sudah pergi menghadap-NYA lebih dulu, karena terkena DBD. Saya hanya bisa menangis dan berdoa untuknya saat itu, walaupun sampai sekarang saya masih berharap kalau berita yang saya terima itu tidak benar dan suatu saat dia bisa kembali lagi kesini menemui saya. Setelah lulus SD, saya melanjutkan sekolah di SMP Tamansiswa, saya mengikuti ekstrakulikuler PMR dan jurnalistik disana, di Tamansiswa saya benar-benar diajarkan sopan santun dan budi pekerti. Sejak SMP ayah sudah mengizinkan saya membawa motor ke sekolah, karena jarak dari rumah kesekolah lumayan jauh jika harus ditempuh dengan berjalan kaki, tapi saat saya kelas 2 SMP nasib naas menghampiri saya,
CONTINUE NEXT WEEK . . .

Tidak ada komentar: